IF3141 · Sistem Informasi · UAS / Tubes

IF3141 — Pertanyaan Tugas Besar

Problem AnalysisSolution DesignInput Output Process DesignLegal & EthicalProfessional ResponsibilityPeer Assessment
References: Dokumen Tugas Besar K01 G03 — PT Berkah Melano Indonesia, UU PDP No. 27 Tahun 2022, ISO/IEC 27001

1. Masalah Bisnis Utama & Alternatif Solusi (20 poin)

1.a Konteks Perusahaan

Latar BelakangPT Berkah Melano Indonesia (AGF Cargo) adalah perusahaan ekspor tanaman hias yang masih menjalankan seluruh operasional bisnisnya secara semi-manual. Root cause dari seluruh masalah: tidak adanya sistem pencatatan, pengelolaan, dan pemesanan yang terintegrasi, sehingga cost naik, ekspansi bisnis terhambat, dan persepsi pelanggan memburuk.

1.b Masalah Bisnis Utama

Tiga masalah berstatus Urgent & Important:

PR-01 — Pengelolaan pesanan masih semi-manual (Urgency: 5, Importance: 5)

Seluruh pencatatan pesanan tanaman dan kargo masih menggunakan Excel/Spreadsheet, membutuhkan banyak keterlibatan manual dari admin dan rawan human error.

PR-02 — Pelanggan tidak bisa melacak barangnya sendiri (Urgency: 3, Importance: 4)

Pelanggan harus menghubungi Customer Service (via WhatsApp/Instagram) secara manual setiap kali ingin mengetahui status pesanan, membebani tim CS.

PR-06 — Alur pemrosesan gudang kurang efektif (Urgency: 3, Importance: 3)

Karyawan masih harus mencatat setiap informasi barang dan proses via Spreadsheet. Dokumentasi foto kondisi tanaman menggunakan perangkat pribadi tanpa arsip terpusat.

1.c Alternatif Solusi yang Diusulkan

#SolusiSkor Prioritas (/75)Status
1Customer Self-Service Portal — platform web untuk pemesanan mandiri, upload dokumen, dan pelacakan real-time57✓ Dipilih
2Digitalisasi Gudang via QR Code — aplikasi web mobile untuk cek kelengkapan tanaman dengan scan QR53✓ Dipilih
3Pengintegrasian Database Tunggal — migrasi dari spreadsheet ke satu database terpusat di Odoo47✓ Dipilih
4Admin Dashboard Monitoring — dashboard analitik operasional untuk manajemen45✓ Dipilih
5WhatsApp AI Agent — chatbot otomatis untuk customer service35✗ Tidak dipilih

Solusi Terpilih Solusi 1, 2, 3, dan 4 diintegrasikan menjadi satu sistem tunggal berbasis Odoo dengan database terpusat. Solusi 5 (WhatsApp AI Agent) tidak dipilih karena tidak feasible dan tidak urgent.


2. Desain Umum Solusi yang Direkomendasikan (20 poin)

2.a Input Design

Sistem menerima input dari empat entitas eksternal:

EntitasInput yang Diberikan
Pelanggan (B2B & B2C)Data pesanan, bukti pembayaran, bukti konfirmasi pengiriman
Petugas GudangHasil scan QR Code, foto kondisi tanaman, konfirmasi status
Layanan Logistik (pihak ketiga)Data dan status pengiriman (tracking)
Manajemen & KeuanganData finansial untuk pelaporan

2.b Output Design

PenerimaOutput yang Dihasilkan
PelangganKonfirmasi pesanan, informasi tracking pengiriman real-time
Petugas GudangInstruksi operasional, data batch tanaman per QR
LogistikPermintaan tautan tracking
ManajemenLaporan operasional, dashboard analitik (grafik tren pesanan, pengiriman, kesehatan bisnis)

2.c Process Design

Sistem dibagi menjadi 4 proses utama (DFD Level 1):

  1. Pengelolaan Pesanan — validasi data → generate QR ID → assign batch → simpan ke DB → konfirmasi ke pelanggan
  2. Operasional Gudang — scan QR → ambil data tanaman → update status (cuci, kemas, dll.) → dokumentasi foto ke cloud storage → simpan histori tracking
  3. Integrasi Logistik — kirim data pengiriman ke ekspedisi → terima tracking → update status pengiriman → teruskan ke pelanggan
  4. Pelaporan — agregasi data pesanan + tanaman + tracking → generate laporan operasional dan dashboard visual untuk manajemen

Arsitektur IntiDatabase tunggal terpusat (Odoo) sebagai single source of truth yang menghubungkan Customer Portal, Admin Dashboard, dan Warehouse Mobile App secara real-time.

2.d Data Design

ERD terdiri dari 8 entitas utama yang saling berelasi:

EntitasKeterangan
PesananData order dari pelanggan
TanamanData individual tanaman
BatchKelompok tanaman per pesanan
QR TagReusable — ID fisik tetap, data di-assign ulang per batch
TrackingHistori status perjalanan
PengirimanData logistik & ekspedisi
PelangganProfil B2B & B2C
LaporanAgregasi data untuk manajemen

Desain QR Tag Reusable QR Tag didesain reusable — ID fisik tetap sama tapi data yang ter-link di-assign ulang per batch baru, sehingga tidak perlu cetak ulang tag fisik setiap pengiriman.

2.e Security / Control Design

AspekImplementasi
Safety0% akses modifikasi data tanaman tanpa autentikasi valid (RBAC — Role-Based Access Control)
SecurityEnkripsi HTTPS/TLS 1.3 untuk semua transmisi; tidak ada data sensitif plaintext di DB; lockout 15 menit setelah 5 gagal login
CompliancePatuh UU PDP No. 27 Tahun 2022; audit log setiap akses data pelanggan; mekanisme akses/koreksi/hapus data dalam 14 hari kerja
StandarISO/IEC 27001 — backup harian, disaster recovery RTO ≤ 4 jam
ReliabilityAvailability minimal 99,5%/bulan; respons ≤ 3 detik; scan QR diproses ≤ 2 detik

3.a Tiga Lapisan Konsiderasi

CR-1 — Etikal: Kepatuhan Prinsip Privasi Data Pelanggan

Data pribadi pelanggan (nama, alamat, kontak, riwayat transaksi) hanya boleh digunakan untuk keperluan operasional bisnis yang sah. Data tidak boleh dibagikan ke pihak ketiga tanpa persetujuan eksplisit pelanggan. Setiap akses tercatat dalam audit log untuk memastikan akuntabilitas.

CR-2 — Legal: UU Perlindungan Data Pribadi No. 27 Tahun 2022

Sistem dirancang mematuhi UU PDP Indonesia, termasuk menyediakan mekanisme bagi pelanggan untuk mengajukan permintaan akses, koreksi, atau penghapusan data pribadi dalam waktu maksimal 14 hari kerja. Ini merupakan kewajiban hukum yang mengikat sebagai controller data.

CR-3 — Standar Internasional: ISO/IEC 27001

Pengembangan mengikuti prinsip manajemen keamanan informasi internasional: RBAC, enkripsi data sensitif, backup berkala (minimal harian), dan prosedur disaster recovery (RTO ≤ 4 jam). Relevan karena bisnis bersifat ekspor internasional.

Poin Penting untuk UAS Tiga konsiderasi ini saling berlapis: etika → legal lokal (UU PDP) → standar global (ISO 27001). Jawaban yang baik menyebutkan ketiganya dengan contoh implementasi konkret di sistem.


4. Tanggung Jawab Profesional terhadap Informasi Organisasi (10 poin)

4.a Instrumen: NDA (Non-Disclosure Agreement)

Tanggung jawab profesional kelompok dituangkan secara formal melalui Perjanjian Kerahasiaan (NDA) yang ditandatangani antara Tim Mahasiswa K01-G03 (PIHAK PERTAMA) dan PT Berkah Melano Indonesia yang diwakili Direktur Riki Subagja (PIHAK KEDUA) pada 12 Maret 2026.

4.b Kewajiban Profesional Konkret

KewajibanDeskripsi
Menjaga kerahasiaanSeluruh informasi dianggap INFORMASI RAHASIA, dilindungi setara atau lebih tinggi dari standar internal perusahaan
Pembatasan penggunaanInformasi hanya untuk keperluan penelitian akademis dan tugas besar, bukan keuntungan komersial
Larangan penyebaranTidak mengungkapkan informasi kepada pihak ketiga tanpa izin tertulis PIHAK KEDUA
Langkah preventifMengambil tindakan aktif mencegah akses tidak sah terhadap informasi rahasia
Akurasi pelaporanMenyampaikan laporan lengkap dan akurat kepada perusahaan sebagai hak PIHAK KEDUA

4.c Wujud Tanggung Jawab Teknis

Selain NDA, secara profesional kelompok juga:

  • Tidak menampilkan data sensitif perusahaan (keuangan, data mitra petani, dll.) secara publik
  • Merancang sistem dengan prinsip privacy by design — audit log, enkripsi, dan RBAC — sehingga data perusahaan yang masuk ke sistem terlindungi secara teknis
  • Memastikan informasi yang digunakan sebagai dasar analisis bersumber dari data yang diizinkan perusahaan

Key Insight NDA bukan sekadar formalitas — ia mengikat secara hukum dan mencerminkan professional ethics seorang praktisi SI: mengutamakan kepentingan dan kerahasiaan klien di atas segalanya.


5. Penilaian Kontribusi Anggota Kelompok (10 poin)

5.a Daftar Anggota

NIMNamaSkor Kontribusi (1–5)
13523009M Hazim R Prajoda(isi sendiri)
13523016Clarissa Nethania Tambunan(isi sendiri)
13523041Hanif Kalyana Aditya(isi sendiri)
13523053Sakti Bimasena(isi sendiri)
13523058Noumisyifa Nabila Nareswari(isi sendiri)

Catatan Soal ini bersifat subjektif dan personal — hanya kamu yang bisa mengisi nilainya berdasarkan pengalaman kerja sama selama pengerjaan tubes. Isi secara jujur dan adil berdasarkan kontribusi nyata masing-masing anggota.


6. Quick Reference — Ringkasan untuk Belajar

Inti Tubes dalam Satu Paragraf PT Berkah Melano Indonesia punya masalah utama: semua masih manual (Excel, WhatsApp, foto HP). Solusinya: sistem Odoo terintegrasi (Customer Portal + Database Terpusat + Admin Dashboard + Gudang QR Code). Desain mengikuti UU PDP No. 27/2022 dan ISO/IEC 27001. Semua informasi perusahaan dijaga lewat NDA yang ditandatangani 12 Maret 2026.

Angka-angka penting yang harus hafal:

ItemNilai
Jumlah masalah Urgent & Important3 (PR-01, PR-02, PR-06)
Jumlah solusi yang dipilih4 dari 5
Solusi tidak dipilihWhatsApp AI Agent (skor 35)
Jumlah entitas ERD8
Jumlah proses DFD Level 14
Batas waktu respons permintaan data pelanggan14 hari kerja (UU PDP)
Target availability sistem≥ 99,5%/bulan
Target respons sistem≤ 3 detik
Target proses scan QR≤ 2 detik
RTO disaster recovery≤ 4 jam
Tanggal NDA ditandatangani12 Maret 2026
Direktur perusahaanRiki Subagja

References

  • Dokumen Tugas Besar IF3141 — K01 G03, PT Berkah Melano Indonesia (2026)
  • UU Perlindungan Data Pribadi No. 27 Tahun 2022
  • ISO/IEC 27001 — Information Security Management Systems

Class: IF3141 Sistem Informasi
Date: 2026-03-12
Topics: Problem Analysis, Solution Design, Legal & Ethical, Professional Responsibility, Peer Assessment